AMBARUKMO PLAZA

These are the photos of Ambarukmo Plaza, just enjoy it


(lebih…)

Published in: on November 12, 2010 at 7:46 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

Keahlian

Ini  yang saya baru saja sadari tentang satu titik kehidupan milik setiap orang. Ini juga merupakan hasil perenungan saya di atas sepeda motor.

Setelah melihat beberapa polisi yang mengatur lalulintas di perempatan ngampilan, Yogyakarta, saya tertarik dengan cara mereka mengatur lalulintas agar tidak saling bertabrakan seperti di film spongebob. Kebetulan lampu laulintas atau traffic light di perempatan itu mati dan para polisi turun tangan untuk mengaut lalulintas sendiri. Saya melihat bagaimana mereka mengayunkan tangan menyuruh kendaraan berhenti dan jalan saya juga melihat pengendara yang tidak tertib yang mengubah perempatan menjadi perlimaan.  Sehingga tak takjub saya bila Yogyakarta jadi semakin semrawut seperti fenomena yang saya lihat barusan.

(lebih…)

Cita Rasa Bakso Sapi

bakso sapi kuah

Karangan saya sejenis dan kadang dengan tema yang benar-benar membosankan. Sekarang saya sedang mengarang lagi dengan tema yang mungkinmenurut otak saya karena akan menautkan sesuatu dan bagaimana saya bisa berpikir bahwa rasa bakso itu seperti cita rasa Indonesia dan cita rasa bola. Bahkan anda saya yakin tidak ingin menautkan bola dengan bakso dan Indonesia dengan bakso, tetapi mau bagaimanapun dunia menyediakan bakso sebagai ‘makanan’ dan Indonesia sebagai ‘negara’ serta bola sebagai bagian dari alat ‘olah raga’. Indonesia menurut ayah saya adalah satu-satunya negara yang menciptakan bakso daging sapi, Malaysia juga punya bakso tetapi bakso ikan. Dan yang saya ulas dalam karangan saya adalah bakso daging sapi yang biasanya dijual pedagang keliling atau warung-warung seperti biasanya, bumbu bakso itu ada motto, garam, bawang, dan sebagainya berbagai bumbu dimasukkan dalam ramuan bakso tadi hingga kadang kita menambah sambal, saos, dan kecap. Kenapa saya memilih bakso sebagai bahan karangan saya? Karena bakso sudah terkenal dengan nama ‘meat ball’ dan mungkin merambah kalangan bawah hingga para konglomerat. Kita kenal bakso dari pedagang keliling hingga bakso di restaurant mewah.
(lebih…)

Indonesia Ingin Maju

Saya mungkin memang berpikir seperti orang kebanyakan yang menyebut ‘sebenarnya Indonesia kaya’ itu dalam konteks ‘ sebenarnya’ , berarti menurut pandanganku bahwa kata ‘sebenarnya’ mengungkapkan sesuatu yang terjadi secara mata telanjang dan yang dirasakan serta yang actual atau apapun itu yang disebut ‘fakta’. Tapi bagaimana dengan sudut pandang orang yang tak menyukai Indonesia bila kata ‘sebenarnya’ dihilangkan dan yang terlihat oleh mata telanjang itu bukan ‘sebenarnya’. Jadi bahkan keterangan bahwa Indonesia dulu dijajah karena kekayaannya yang mempunyai rempah-rempah dan berbagai SDA yang mengundang nafsu itu serasa sajak-sajak histori dan hanya berupa fakta tak terlihat pada masa modern ini. Karena definisi modern saat ini berpatok pada negara maju seperti Amerika Serikat atau USA dan Jepang .

Menurut data yang ada memang Indonesia penghasil rempah-rempah yang berhasil dengan bukti adanya salah satu faktor ‘global warming’ akibat polusi asap rokok.  Mengapa? Sebab bangsa Indonesia sebagian penduduknya gemar merokok, dan rokok terbuat dari rempah-rempah, selain itu ada berita tentang ganja sebagai ‘obat terlarang’ alias narkoba, sebut saja perusahaan Djaroem, Dji Sam Soe, A Mild dsb. Selain itu Indonesia mempunyai aneka bahan tambang yang mungkin tidak ditemukan di negara lain, contoh emas di Papua yang menjadi sumber pasokan FreePort, penambangan minyak lepas pantai, penambangan pasir di sepanjang wilayah pegunungan (kaliadem, Jogjakarta dan sekitarnya) dan wilayah pantai secara tidak sembunyi-sembunyi. Hutan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang memasok kayu dan kelapa sawit ke berbagai daerah dan berapa kalipun berita menyampaikan ‘Ilegal logging’ dan ‘kebakaran’, hutan itu tetap ada di Indonesia. Sayangnya pernyataan walau Indonesia mempunyai SDA yang ‘banjir’ tetapi Indonesia bukan negara maju. Pernyataan tadi memang tak bisa disangkal karena memang yang memproduksi Indonesia, yang mengekspor Indonesia tetapi semboyan tidak berbunyi ‘Indonesia untuk Indonesia’ dalam hal ini. Indonesia bukan pengolah SDA-SDA yang ‘banjir’ tersebut dan negara lainlah yang mengolah bahkan kita mendapat barang kita sendiri dengan harga yang mahal akibatnya. Kita mendapatkan ‘persenan’ dan ‘komisi’ untuk itu tetapi tetap saja tulisan dijajah pada masa lalu hanya berubah sedikit menjadi ‘terjajah’. Hanya faktor tidak terlihat dan terlihatnya saja yang mempengaruhi dan faktor ketidaksengajaan.

Mari kita bedakan bersama, kata dijajah berarti kita merasa menderita dan adanya perang serta kata merdeka belum tercapai, bagaimana bila ‘terjajah’ kita seakan-akan lupa bila kita dijajah, seakan-akan apa yang kita miliki dinikmati sendiri dan kecap kemerdekaan sudah bergaung di lingkup dan komunitas tetapi sayangnya semua keindahan masa lalu yang semua menjadi milik kita ternyata direbut secara halus buktinya bahkan kita tidak tahu reog sudah sampai Malaysia dan hampir diaku utuh oleh mereka selain itu perlahan-lahan SDA surut dan yang tersisa hanya nama ‘Indonesia’ yang mungkin suatu saat nanti mata telanjang kita tidak melihat hutan lagi karena habis.  Baik, saya tentukan saja, perbatasan dijajah dan ‘terjajah’ adalah sebelum tahun 1945 adalah dijajah dan sesudah 1945 adalah ‘terjajah’.

(lebih…)

Pemadaman listrik,perlukah.

Bisa dibilang kami boros, bisa dibilang kami membutuhkan untuk sesuatu jadi kita mendapat kesimpulan kami butuh listrik.

apakah perlu pemadaman listrik utnuk sehari demi pengurangan pemakaian listrik dan penghematan listrik untuk anak cucu kita kelak?

jawabannya adalah sebagai berikut:

Ya dan memang perlu.

mengapa?

karena konsumsi listrik kita dirasa terlalu boros dan berlebihan karena kelupaan mematikan listrik dan pemakaian untuk yang sebenarnya tidak perlu

berbagai iklan sudah dicoba untuk mengurangi listrik dengan mematikan dan mengurangi pada jam-jam terntentu. Berbagai cara seperti pemadaman listrik dalam sehari juga sudah dilakukan pemerintah tapi alhasil yang kita lihat hanya trafo yang meledak yang membuat listrik mati sehingga kita tidak dapat melakukan aktivitas kita sehari-hari.

Listrik rumah tangga dan industri yang digunakan dalam jumlah yang cukup besar dapat dibilang disitulah inti pemborosannya. Listrik jaman sekarang sudah terhitung mahal dibanding sebelumnya, penemuan listrik jugalah yang menyadarkan kita tanpa listrik semua aktivitas mati total. maka dibangun dua cabang pusat listrik atau beberapa cabang untuk menghindari terjadinya pemogokan aktivitas.

Listrik menjadi sumber kebutuhan atau kebutuhan primer dalam industri besar maupun kecil sekarang contoh saja dulu mesin jahit tidak menggunakan listrik tetapi kerja tangan dan kaki sekarang mesin jahit bermesin sudah muncul bahkan kita butuh listrik untuk menjalankan mesin tersebut.

Disinilah letak kehebohan bila tidak listrik, litsrik dibutuhkan, usaha pemerintah harus selalu dicanangkan demi perubahan dan penghematan selanjutnya.

Usaha seperti baliho dan sebagainya iklan media massa dan pantauan media massa dilakukan semaksimal mungkin demi anak cucu kita.

Published in: on Desember 11, 2009 at 2:43 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

Fondasi dan rumah tangga

Kenapa satu tambah satu adalah satu?

Satu yang dimaksud dalam konteks ini adalah orang atau manusia,

Ketika ada yang berkata bahwa suami istri adalah satu tubuh dan itu merupakan satu bangunan yang dibangun berdasar fondasi sebuah rumah.

Umpamakan ini sebuah rumah yang harus ada fondasi nya yang kuat bila tidak akan tumbang dengan sendirinya bahkan tak tersentuhpun tanpa adanya fondasi, rumah akan roboh terkena gempa.

Contoh pada kisah 3 babi kecil yang rumahnya lambat laun dibangun menjadi semakin kokoh karena kesalahan yang mereka buat sebelumnya dalam kegagalan membuat rumah yang robohn dengan sendirinya karena ditriup seekor  serigala (musuh mereka)

Seperti itulah yang dikatakan satu.

Sebuah rumah ini adalah bangunan yang menghasilkan dan rumah ini bukan hanya membutuhkan material pembentuk rumah tetapi rumah ini butuh surat yang mengakui adanya rmah ini. Seperti  inilah yang disebut rumah  tetapi masalahnya sebuah rumah juga butuh pemberkatan bila kaum muslim mengadakan pengajian bersama, Kristen dan katolik mengadakan pemberkatan rumah.

Sebut sekali lagi, anda pasti tahu apa yang saya maksud rumah ini.

Umpakan rumah ini adalah rumah.

Ulang lagi. Ya. Benar. Rumah ini adalah rumah tangga. Ketika kau membuat pernyataan yang kuat dengan hati dan batin di hadapan pasangan mu, fondasimu hanyalah sebuah rasa cinta untuk pasanganmu. Ketika kau ingin mengarungi bahtera hidup bersama pasangan mu yang kau arungi adalah lautan luas. Seberapa mantapnya anda saat fondasi cinta diutarakan itulah latar belakang kau mempersembahkan anak sebagai hasil dari rasa cinta itu. Ketika kau mengerti yang dinamakan kasih cintamu terbagi menjadi banya rupa walaupun sebenarnya hanya satu itu dan satu itu hanya berkembang. Pernyataanmu yang membawa ke kehidupan selanjutnya mendapat pengakuan dan berkat dari entah itu pemimpin agama yang manapun maka dari situlah awal perjuanganmu yang sebenarnya dimulai. Kamu mendapat segalanya dalam hidup itu yang membuatmu merasa sangat sempurna seperti kamu adanya. Entah saat damai atau kesusahan karena itu nikmatnya CINTA dan HIDUP.

Walau yang kau sebut bahtera baru dimulai tetapi perbaiki sendiri keretakan rumah oleh gempa, bangun kembali yang lebih baik dari sebelumnya agar serigala sekalipu menjotosnya hanya akan kehabisan tenaga dan nafas. Buktikan kalau itu bahteramu yang sudah direstui Nuh .

KPI dan siaran langsung sidang DPR

Baru-baru ini terdengar siaran rapat DPR yang dilarang oleh KPI dalam penyiaran secara live.

Pertanyaannya: kenapa KPI melakukan itu

Jawaban             : karena itu dianggap terlalu dibuat-buat bahkan dalam sidang DPR dianggap terlalu lebay (berlebihan-red)

bila ternyata ada yang lebih perlu disensor atas dasar keamanan dan perlindungan terhadap privasi itu mungkin lebih enak didengar ketimbang anggapan berlebihan tadi.

Alasannya yang tidak logis terhadap berlangsungnya persidangan. Karena mau bagaimanapun persidangan lebih baik di publikasikan sebagai momok pemberitaan yang terjadi pada kalangan DPR dan sebagainya, karena mau bagaimana rakyat yang berkuasa di Indonesia. Maka sudah selayaknya rakyat diberitahu apa yang terjadi dalam pemerintahan.

tetapi sayangnya ada kata siaran langsung. se-berlebih-lebihannya siaran tersebut itu yang seharusnya disiarkan dan diberitahukan kepada publik, tidak pandang terhadap editan dan kamuflase persidangan.

Kebijakan pers dan dalam pengambilan gambar secara langsung memang sudah ditentukan oleh KPI sendiri tetapi alangkah eloknya persidangan diberitakan apa adanya agar tidak membohongi rakyat sendiri.

tertera dalam kasus ini pembohongan terhadap publik lewat media massa yang tidak disebarluaskan secara langsung tetapi malah diedit dan dibenahi dulu, kalau dalam tata cara pengambilan gambar perlu diedit supaya mendapat gambar yang bagus itu sih oke-oke saja. tetapi dalam pemberitaan dan isi siaran lebih baik diberitakan apa adanya.

kasus ini sebenarnya bukan masalah pembohongan tetapi masalah pembodohan rakyat karena tidak menceritakan yang sebenarnya sehingga seperti yang terlihat tidak sama seperti yang sebenarnya, itu saja.

Sidang DPR tidak sebanding dengan siaran berefek negatif seperti porno film dan bagian siaran hiburan yang berefek negatif terhadap masyarakat sehingga ditiru oleh publik.

tetapi sudah selayaknya publik bisa membedakan sendiri dan memilah siaran yang cocok untuk diri mereka masing-masing. Bukan dengan bantuan sensor dan siaran yang sebenarnya tidak dibuat-buat maka disiarkan secara langsung.

lebih baik KPI memikirkan bagaimana memberitahu publik dengan kondisi sebenarnya yang berlangsung di pemerintahan dan membantu mencari solusi terhadap pemerintahan dengan menyiarkan yang sebenarnya dari pada melarang siara langsung yang berisi sebenarnya. Karena dalam kasus ini definisi berlebihan belum ditemukan penjelasannya. entah karena perdebatan sengit dalam sidang kabinet atau mungkin siaran yang mempublikan privasi sendiri.

Jejaring sosial penambah heroik dunia

Tw gak kalau jejaring sosial sekarang sudah menjadi trendsetter kalangan anak muda, tak hanya yang muda saja yang marak bahkan orang tua dan anak-anak sd sudah memancari jejaring sosial melalui Internet.

pertama mulai dari friendster kemudian diikuti facebook dengan pengguna yanbg gak kalah jumlah dengan friendster, yang sekarang ada twitter…yang sekarang kabarnya sudah merambah sampai perancis,Jerman, Italia Spanyol dan memboomibg mulai agustus 2006 lalu.

dengan pilihan aplikasi upload file dan berbagi musik serta hal lainnya yang kelihatan lebih mudah untuk berhubungan daripada lewat email.

Situs jejaring ini juga memperluas pergaulan sekaligus dapat melihat foto orangnya langsung selain itu fasilitas chat seperti di facebook dan friendster terbaru sudah ramai digunakan. bahkan  jejaring ini dapat menghasilkan uang dengan cara tersendiri serta dapat berbisnis dan beriklan melalui jejaring sosial ini.

transfer melalui visa serta paypal atau menggunakan pulsa hp juga dapat terjadi saat kita menggunakan jejaring sosial sebagai sarana komunikasi ini.

Selain itu, jejaring sosial dipergunakan juga fasilitas permainannya untuk menghilangkan penat atau suntuk .

Tetapi kesalahannya karena jejaring sosial ini pulalah para pekerja kantor mengaret dalam mengerjakan tugas-tugas kantor sehingga menghambat pergerakan kemajuan kantor tersebut.

Jejaring sebagai mana adanya dan kemunculannya sudah menimbulkan perdebatan karena efek yang ditimbulkan ternyata tidak main-main.

Karena ada dua bagian berbeda yang harus dicermati antara yang efek positif dan efek negatif. Karena pergaulan yang luas maka kerjasama lebih mudah terjalin selain itu dengan ini peluang bisnis semakin lancar dilakukan. Melalui ini pula semua jaringan Internet juga lebih mudah dibagikan kepada siapa saja yang menginginkan. Dapat mengetahui nomor telepon seseorang juga lewat jejaring sosial terutama facebook.

Efek negatif yang ditimbulkan sering lupa waktu untuk mengisi hari dengan mengonline sampai-sampai saykoji membuat lagu online. Pelajaran keteteran bagi freakers anak muda dan pekerja kantor. Jejaring sosial juga menghisap budget dalam penggunaannya karena biaya internet, apalagi yang menggunakan hp  sebagai sarana, situs dapat menghisap pulsa.Bagi masyarakat bawah Internet menjadi guncangan karena mereka tidak bisa menikmatinya dan menjadi terseret-seret dalam dunia pergaulan kalangan anak muda.

Jejaring sosial dengan demikian sudah menimbulkan kontroversi dari sejak permulaannya, maka dari itu sebaiknya diseimbangkan dalam penggunaannya untuk perbuatan positif dan tidak mencondong ke negatif.

Halal Bihalal RT 34, Taman dalam rangka Idul Fitri

Wilayah RT 34, Taman, Kraton, Patehan, mengadakan acara Halal Bihalal untuk memperingati hari raya Idul Fitri 1430 H, di mana yang beragama Non-is memepersiapkan santapan dan makanan sedangkan yang islam bersholat dahulu di masjid,

Acara halal bihalal ini sudah berlangsung sejak lama di RT 34 ini dan menjadi cirikhas warganya untuk membudidayakan salam-salaman dan bersilaturahmi di RT ini untuk menjalin kerukunan antar umat beragama dan menjalin tali kasih dan persaudaraan, kegiatan ini dirujuk untuk kerjasama dan bahu membahu demi kelancaran dan pembangunan pribadi hingga kreativitas untuk menjujung nilai otonomi daerah yang diberikan pemerintah kepada setiap warganya.

Dalam kegiatan di RT 34 ini terdiri dari:

  • v  Persiapan dengan hidangan dan snack-snack
  • v  Berkumpul bersama setelah disediakan kursi
  • v  Pengantar acara oleh pembawa acara
  • v  Sambutan-sambutan
  • v  Pembacaan puisi ramadhan
  • v  Pembacaan doa
  • v  Salam-salaman.
  • hidangan

    hidangan

    mic dan stereonya

    mic dan stereonya

    ibu-ibunya udah pada ngumpul

    ibu-ibunya udah pada ngumpul

    yang muda

    yang muda

Dari urutan yang terperinci ada dalam setiap acara dan kita tinggal menyadurnya sedemikian rupa, dalam perkembangan globalisasi ang semakin memuncak dan tidak karuan diharapkan kegiatan kecil seperti ini mendapat ‘tepuk tangan’ dan ‘acungan jempol’ dari pemerintah. Karena tidak sedikit warga yang juga melupakan budaya ini. Pesona hari raya memang tiada bandingnya, walaupu seperti hari biasa yang diberi embel-embel peringatan tetapi itu adalah semangat dan support bagi manusia untuk mengembangkan diri sendiri. Selain itu ada pula saran untuk semua yang ada di sini, untuk bergantian antar agama juga seperti itu jadi tidak sewaktu acara idul fitri saja tetapi berhubung di RT ini juga banyak penganut kristiani, tidak urung pula kita bergantian dan menghormati serta ikut merayakan hari besar para kristiani, seperti natal dan paskah.

Karena dengan cara barter seperti ini menjadikan kita semua gembira apa adanya serta perdamaian dan penyelesaian masalah menjadi lebih mudah utnuk dicapai.

Salam salut saya pada RT34

Benedictte Putri Wikandari.

Melihat lebih dalam dirimu (aku dan diriku)

Tertanda dan untuk si ‘Jadi dirimu sendiri’

Aku baru tahu ada ketimpangan social, ketika strata derajat menjadi ukuran persahabatan dan kesenjangan social menjadi pertanyaan akan kemanakah diri masa depanmu akan tetap seperti atau berubah dan lepas dari keluargamu, di manakah seharusnya kamu berada sekarang dan akan berteman dengan siapa. Karena aku memang bukan orang sembarangan dan patut diperhitungkan.


Aku tidak pintar, bukan sosok yang cantik, cerdaspun hanya didapat ketika cerdas itu dibutuhkan, aku tidak hidup sebagai orang kaya dan aku tidak terllau mencintai diriku, dan menganggap aku memang bodoh.
Sosok-sosok yang berhasil dan sukses berkelebat dalam benakku sebagaimana adanya yang kusebut mereka ada di mata masyarakat karena memang mereka berhasil menemui kemampuannya dan mengembangkan seperti yang sudah diketahui orang banyak.

Aku berasal dari keluarga yang biasa-biasa dalam hidup dan berdasar kesederhanaan. Hanya itu yang perlu kalian tahu, dengan kondisi pertemanan yang tidak terlalu akrab sampai belum ada yang hingap atau melewatkan waktu dikamarku. Dalam artiu aku dan sahabatku tidak akrab lagi dan sudah tidak melewatkan waktu bersama lagi setidaknya semoga untuk hari-hari yang lalu saja dan tidak berkelanjutan.

(lebih…)