Keahlian

Ini  yang saya baru saja sadari tentang satu titik kehidupan milik setiap orang. Ini juga merupakan hasil perenungan saya di atas sepeda motor.

Setelah melihat beberapa polisi yang mengatur lalulintas di perempatan ngampilan, Yogyakarta, saya tertarik dengan cara mereka mengatur lalulintas agar tidak saling bertabrakan seperti di film spongebob. Kebetulan lampu laulintas atau traffic light di perempatan itu mati dan para polisi turun tangan untuk mengaut lalulintas sendiri. Saya melihat bagaimana mereka mengayunkan tangan menyuruh kendaraan berhenti dan jalan saya juga melihat pengendara yang tidak tertib yang mengubah perempatan menjadi perlimaan.  Sehingga tak takjub saya bila Yogyakarta jadi semakin semrawut seperti fenomena yang saya lihat barusan.

(lebih…)

Iklan

FKY Benteng Vredeburg

Karena banyak stand yang belom buka, adekku bosen ada di sana akhirnya aku ambil foto-foto sebagian dari stand yang udah buka di Festival Kesenian Yogyakarta, abis datengnya kepagian sih kayaknya buka malam deh stand-stand di sini. check out thid picture

yang lagi nglukis

yang lagi ngukir

mengukir

catur kardus

teknik boga uny

buku loakan

a shirt

forest painting

cerpen pertamaku saat sma selain tugas sma

HIM

Dia cakep

Dia keren di sekolah khusus laki-lakinya di Inggris

Dia pintar berenang, surfing, dan segala yang berhubungan dengan air

Dia selalu memasang senyum kau-akan-kubuat-terpesona-nya di setiap kamera

Dia cool

Dia acuh terhadap cewek (kecuali aku)

Dia berambut cepak dan berantakan sebelum ibunya berkata ‘kau seharusnya tau bagaimana tampil di depan publik, sayang.’

Dia berbadan bidang dan kau tak menyangka bahkan dia six peg

Dia bermata hijau yang sangat manis

Dia tinggi dan proporsional (dan athletic)

Dia artis muda terkenal di dunia

dan

Dia seorang AGEN RAHASIA TERMUDA rekrutan Inggris

Okey, itu cukup untuk memberi tahu kalian bahwa terlepas dia agen rahasia atau bukan (karena ini rahasia dan aku mengetahuinya dari sejak kecil) dia menjadi incaran setiap gadis yang melihatnya. Dan setauku dari sejak aku kecil, manusia ini selalu dipertemukan denganku setiap tahun kecuali kelas dua dan tiga smp. Dan itu sudah cukup kuat untuk membuktikan bahwa dari sejak aku bayi yang masih minum susu ibu, aku ditunangkan dengannya. Tapi…………………………………… (lebih…)

Cita Rasa Bakso Sapi

bakso sapi kuah

Karangan saya sejenis dan kadang dengan tema yang benar-benar membosankan. Sekarang saya sedang mengarang lagi dengan tema yang mungkinmenurut otak saya karena akan menautkan sesuatu dan bagaimana saya bisa berpikir bahwa rasa bakso itu seperti cita rasa Indonesia dan cita rasa bola. Bahkan anda saya yakin tidak ingin menautkan bola dengan bakso dan Indonesia dengan bakso, tetapi mau bagaimanapun dunia menyediakan bakso sebagai ‘makanan’ dan Indonesia sebagai ‘negara’ serta bola sebagai bagian dari alat ‘olah raga’. Indonesia menurut ayah saya adalah satu-satunya negara yang menciptakan bakso daging sapi, Malaysia juga punya bakso tetapi bakso ikan. Dan yang saya ulas dalam karangan saya adalah bakso daging sapi yang biasanya dijual pedagang keliling atau warung-warung seperti biasanya, bumbu bakso itu ada motto, garam, bawang, dan sebagainya berbagai bumbu dimasukkan dalam ramuan bakso tadi hingga kadang kita menambah sambal, saos, dan kecap. Kenapa saya memilih bakso sebagai bahan karangan saya? Karena bakso sudah terkenal dengan nama ‘meat ball’ dan mungkin merambah kalangan bawah hingga para konglomerat. Kita kenal bakso dari pedagang keliling hingga bakso di restaurant mewah.
(lebih…)

Indonesia Ingin Maju

Saya mungkin memang berpikir seperti orang kebanyakan yang menyebut ‘sebenarnya Indonesia kaya’ itu dalam konteks ‘ sebenarnya’ , berarti menurut pandanganku bahwa kata ‘sebenarnya’ mengungkapkan sesuatu yang terjadi secara mata telanjang dan yang dirasakan serta yang actual atau apapun itu yang disebut ‘fakta’. Tapi bagaimana dengan sudut pandang orang yang tak menyukai Indonesia bila kata ‘sebenarnya’ dihilangkan dan yang terlihat oleh mata telanjang itu bukan ‘sebenarnya’. Jadi bahkan keterangan bahwa Indonesia dulu dijajah karena kekayaannya yang mempunyai rempah-rempah dan berbagai SDA yang mengundang nafsu itu serasa sajak-sajak histori dan hanya berupa fakta tak terlihat pada masa modern ini. Karena definisi modern saat ini berpatok pada negara maju seperti Amerika Serikat atau USA dan Jepang .

Menurut data yang ada memang Indonesia penghasil rempah-rempah yang berhasil dengan bukti adanya salah satu faktor ‘global warming’ akibat polusi asap rokok.  Mengapa? Sebab bangsa Indonesia sebagian penduduknya gemar merokok, dan rokok terbuat dari rempah-rempah, selain itu ada berita tentang ganja sebagai ‘obat terlarang’ alias narkoba, sebut saja perusahaan Djaroem, Dji Sam Soe, A Mild dsb. Selain itu Indonesia mempunyai aneka bahan tambang yang mungkin tidak ditemukan di negara lain, contoh emas di Papua yang menjadi sumber pasokan FreePort, penambangan minyak lepas pantai, penambangan pasir di sepanjang wilayah pegunungan (kaliadem, Jogjakarta dan sekitarnya) dan wilayah pantai secara tidak sembunyi-sembunyi. Hutan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang memasok kayu dan kelapa sawit ke berbagai daerah dan berapa kalipun berita menyampaikan ‘Ilegal logging’ dan ‘kebakaran’, hutan itu tetap ada di Indonesia. Sayangnya pernyataan walau Indonesia mempunyai SDA yang ‘banjir’ tetapi Indonesia bukan negara maju. Pernyataan tadi memang tak bisa disangkal karena memang yang memproduksi Indonesia, yang mengekspor Indonesia tetapi semboyan tidak berbunyi ‘Indonesia untuk Indonesia’ dalam hal ini. Indonesia bukan pengolah SDA-SDA yang ‘banjir’ tersebut dan negara lainlah yang mengolah bahkan kita mendapat barang kita sendiri dengan harga yang mahal akibatnya. Kita mendapatkan ‘persenan’ dan ‘komisi’ untuk itu tetapi tetap saja tulisan dijajah pada masa lalu hanya berubah sedikit menjadi ‘terjajah’. Hanya faktor tidak terlihat dan terlihatnya saja yang mempengaruhi dan faktor ketidaksengajaan.

Mari kita bedakan bersama, kata dijajah berarti kita merasa menderita dan adanya perang serta kata merdeka belum tercapai, bagaimana bila ‘terjajah’ kita seakan-akan lupa bila kita dijajah, seakan-akan apa yang kita miliki dinikmati sendiri dan kecap kemerdekaan sudah bergaung di lingkup dan komunitas tetapi sayangnya semua keindahan masa lalu yang semua menjadi milik kita ternyata direbut secara halus buktinya bahkan kita tidak tahu reog sudah sampai Malaysia dan hampir diaku utuh oleh mereka selain itu perlahan-lahan SDA surut dan yang tersisa hanya nama ‘Indonesia’ yang mungkin suatu saat nanti mata telanjang kita tidak melihat hutan lagi karena habis.  Baik, saya tentukan saja, perbatasan dijajah dan ‘terjajah’ adalah sebelum tahun 1945 adalah dijajah dan sesudah 1945 adalah ‘terjajah’.

(lebih…)

GRATIS DOWNLOAD MEMBONGKAR ‘GURITA CIKEAS’

UDAH LANGSUNG AJA KLIK DISINI :
http://v3bernardia.files.wordpress.com/2009/12/gurita-cikeas.pdf

Peduli lingkungan, Siapa Takut!

Sampah-sampah di mana-mana berserakan dan tidak terurus, terkadang kita lupa membuangnya atau memang sengaja membuangnya sembarangan hanya karena tidak ada tempat sampah. Bahkan dilihat dari keseharian sudah disediakan tempat sampah tetapi sekitar tempat sampah, sampah masih berserakan. Hanya dalam jarak sejengkal saja, orang yang lewat tidak mau mengambil dan memasukkannya ke tempat sampah.

Sampah dapat menjadi contoh untuk perbaikan dan perburukan, dimaksud dapak positif dan negative. Positifnya sampah dapat didaur ulang dan dapat dimanfaatkan dalam bentuk yang lain. Negatifnya dapat mencemari udara disekitarnya dan baunya menguar ke mana-mana.

Sampah dapat juga menyebabkan global warmingmaka dari itu dengan setumpuk efek negative sampahharus ada terobosan menuju efek positif sampah sendiri. Karena pencemaran oleh sampah tidak hanya udara tetapi juga limbah sungai menjadi alas an tepat untuk menunjukkan ‘respect’ kita pada lingkungan.

Berbagai wujud peduli lingkungan sudah ditunjukkan oleh beberapa lembaga dan perorangan dengan hasil yang tampak, adanya taman kota dibeberapa daerah di Indonesia banyaknya kegiatan reboisasidan tanam seribu pohon disebarluaskan dari satu tempat ke tempat lain, poster-posterdan spanduk GREENPEACE Indonesia juga masuk dalam hitungan peduli lingkungan, adanya promosi dan iklan kebersihan lingkungan  seperti 3 M pencegah demam berdarah adalah peran media massapeduli lingkungan. Sooo……temen-temen yang emang peduli lingkungan, tunjukkan saja.

Pemadaman listrik,perlukah.

Bisa dibilang kami boros, bisa dibilang kami membutuhkan untuk sesuatu jadi kita mendapat kesimpulan kami butuh listrik.

apakah perlu pemadaman listrik utnuk sehari demi pengurangan pemakaian listrik dan penghematan listrik untuk anak cucu kita kelak?

jawabannya adalah sebagai berikut:

Ya dan memang perlu.

mengapa?

karena konsumsi listrik kita dirasa terlalu boros dan berlebihan karena kelupaan mematikan listrik dan pemakaian untuk yang sebenarnya tidak perlu

berbagai iklan sudah dicoba untuk mengurangi listrik dengan mematikan dan mengurangi pada jam-jam terntentu. Berbagai cara seperti pemadaman listrik dalam sehari juga sudah dilakukan pemerintah tapi alhasil yang kita lihat hanya trafo yang meledak yang membuat listrik mati sehingga kita tidak dapat melakukan aktivitas kita sehari-hari.

Listrik rumah tangga dan industri yang digunakan dalam jumlah yang cukup besar dapat dibilang disitulah inti pemborosannya. Listrik jaman sekarang sudah terhitung mahal dibanding sebelumnya, penemuan listrik jugalah yang menyadarkan kita tanpa listrik semua aktivitas mati total. maka dibangun dua cabang pusat listrik atau beberapa cabang untuk menghindari terjadinya pemogokan aktivitas.

Listrik menjadi sumber kebutuhan atau kebutuhan primer dalam industri besar maupun kecil sekarang contoh saja dulu mesin jahit tidak menggunakan listrik tetapi kerja tangan dan kaki sekarang mesin jahit bermesin sudah muncul bahkan kita butuh listrik untuk menjalankan mesin tersebut.

Disinilah letak kehebohan bila tidak listrik, litsrik dibutuhkan, usaha pemerintah harus selalu dicanangkan demi perubahan dan penghematan selanjutnya.

Usaha seperti baliho dan sebagainya iklan media massa dan pantauan media massa dilakukan semaksimal mungkin demi anak cucu kita.

Published in: on Desember 11, 2009 at 2:43 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

diary, efeknya….

30 November 2009

Hari ini aku ke sekolah pelajaran biasa tpi nih srodok-srodok hp ku bunyi sms dari ortu suruh berobat ke rumah sakit buat check up, jam 10.00 aku cabut dari skul.

….
dah diary.

contoh penulisan pada diary yang khas banget sama keseharian anak muda jaman sekarang.
Diary adalah buku dimana kita bisa menyimpan catatan harian kita, hingga menuangkan sgala unek-unek di hati dan di pikiran. Selain itu diary biasanya adalah start kita untuk melatih kita menulis dan melatih kita untuk bberbicara dalam bahasa kita hingga adalah awal mula penulisan buku.
Diary merupakan buku pegangan untuk ke depan dimana kita mau berusaha lebih baik dan menjadi kenangan manis sebuah buku untuk dibaca dan dilihat hingga ditrawang.

Diary menjadi tren di kalangan anak muda untuk membuat hari-harinya menjadi lebih indah. Manfaat diary tentu sebaiknya untuk pengingat sekaligus buku tahunan di mana kita mengerti arti hidup sekaligus pembahasan bahwa hidup ini memang indah.
Di mana anak sekolah menjadi dan mengenali dirinya untuk kehidupan selanjutnya sakligus merupakan warisan ke anak-bahkan cucu untuk menjadi bahan bacaan hingga bahan tertawaan.

Diary menyimpan kenangan dan memory kita untuk mengingat kejadian sebelumnya dan di masa kecil kita sebaiknya anak diajarkan menulis lebih dini karena dengan menulis dan membaca kita sudah membuka jendela dunia. Fight for your day and your life.

Published in: on November 30, 2009 at 4:05 pm  Comments (2)  

Fondasi dan rumah tangga

Kenapa satu tambah satu adalah satu?

Satu yang dimaksud dalam konteks ini adalah orang atau manusia,

Ketika ada yang berkata bahwa suami istri adalah satu tubuh dan itu merupakan satu bangunan yang dibangun berdasar fondasi sebuah rumah.

Umpamakan ini sebuah rumah yang harus ada fondasi nya yang kuat bila tidak akan tumbang dengan sendirinya bahkan tak tersentuhpun tanpa adanya fondasi, rumah akan roboh terkena gempa.

Contoh pada kisah 3 babi kecil yang rumahnya lambat laun dibangun menjadi semakin kokoh karena kesalahan yang mereka buat sebelumnya dalam kegagalan membuat rumah yang robohn dengan sendirinya karena ditriup seekor  serigala (musuh mereka)

Seperti itulah yang dikatakan satu.

Sebuah rumah ini adalah bangunan yang menghasilkan dan rumah ini bukan hanya membutuhkan material pembentuk rumah tetapi rumah ini butuh surat yang mengakui adanya rmah ini. Seperti  inilah yang disebut rumah  tetapi masalahnya sebuah rumah juga butuh pemberkatan bila kaum muslim mengadakan pengajian bersama, Kristen dan katolik mengadakan pemberkatan rumah.

Sebut sekali lagi, anda pasti tahu apa yang saya maksud rumah ini.

Umpakan rumah ini adalah rumah.

Ulang lagi. Ya. Benar. Rumah ini adalah rumah tangga. Ketika kau membuat pernyataan yang kuat dengan hati dan batin di hadapan pasangan mu, fondasimu hanyalah sebuah rasa cinta untuk pasanganmu. Ketika kau ingin mengarungi bahtera hidup bersama pasangan mu yang kau arungi adalah lautan luas. Seberapa mantapnya anda saat fondasi cinta diutarakan itulah latar belakang kau mempersembahkan anak sebagai hasil dari rasa cinta itu. Ketika kau mengerti yang dinamakan kasih cintamu terbagi menjadi banya rupa walaupun sebenarnya hanya satu itu dan satu itu hanya berkembang. Pernyataanmu yang membawa ke kehidupan selanjutnya mendapat pengakuan dan berkat dari entah itu pemimpin agama yang manapun maka dari situlah awal perjuanganmu yang sebenarnya dimulai. Kamu mendapat segalanya dalam hidup itu yang membuatmu merasa sangat sempurna seperti kamu adanya. Entah saat damai atau kesusahan karena itu nikmatnya CINTA dan HIDUP.

Walau yang kau sebut bahtera baru dimulai tetapi perbaiki sendiri keretakan rumah oleh gempa, bangun kembali yang lebih baik dari sebelumnya agar serigala sekalipu menjotosnya hanya akan kehabisan tenaga dan nafas. Buktikan kalau itu bahteramu yang sudah direstui Nuh .