an exhibition in Jogja Gallery

Location: north east of North Square (alun-alun utara), Jogjakarta

I don’t know why I wrote this, just because the guard of Jogja  Gallery didn’t permit the visitors take photos or pictures inside the gallery. Alright Idul Fitri’s holiday my younger sister had had a task to visit Jogja  Gallery and make a report about that place. Firstly, both of us didn’t know what inside the gallery are. And you know what; there are many photos that showed how Indonesia builds its nation, Indonesian’s struggle to reach its independence.  The gallery provides many photos from 1945 till 1950 and the collections of Mr. Soekarno, Mr. Moh. Hatta, and Mr. Moh Roem . There are their clothes, their shoes, and their books (Mr. Roem ‘s books exactly).  The photos is sold and the price is 2 million rupiahs for every photos, and there are souvenirs outside include the books of Soekarno and Indonesian’s struggle.

Like I said before the guard didn’t permit the visitors take the photos but I have ignored the rule and I took the photos. Here they are:

(lebih…)

GRATIS DOWNLOAD MEMBONGKAR ‘GURITA CIKEAS’

UDAH LANGSUNG AJA KLIK DISINI :
http://v3bernardia.files.wordpress.com/2009/12/gurita-cikeas.pdf

KPI dan siaran langsung sidang DPR

Baru-baru ini terdengar siaran rapat DPR yang dilarang oleh KPI dalam penyiaran secara live.

Pertanyaannya: kenapa KPI melakukan itu

Jawaban             : karena itu dianggap terlalu dibuat-buat bahkan dalam sidang DPR dianggap terlalu lebay (berlebihan-red)

bila ternyata ada yang lebih perlu disensor atas dasar keamanan dan perlindungan terhadap privasi itu mungkin lebih enak didengar ketimbang anggapan berlebihan tadi.

Alasannya yang tidak logis terhadap berlangsungnya persidangan. Karena mau bagaimanapun persidangan lebih baik di publikasikan sebagai momok pemberitaan yang terjadi pada kalangan DPR dan sebagainya, karena mau bagaimana rakyat yang berkuasa di Indonesia. Maka sudah selayaknya rakyat diberitahu apa yang terjadi dalam pemerintahan.

tetapi sayangnya ada kata siaran langsung. se-berlebih-lebihannya siaran tersebut itu yang seharusnya disiarkan dan diberitahukan kepada publik, tidak pandang terhadap editan dan kamuflase persidangan.

Kebijakan pers dan dalam pengambilan gambar secara langsung memang sudah ditentukan oleh KPI sendiri tetapi alangkah eloknya persidangan diberitakan apa adanya agar tidak membohongi rakyat sendiri.

tertera dalam kasus ini pembohongan terhadap publik lewat media massa yang tidak disebarluaskan secara langsung tetapi malah diedit dan dibenahi dulu, kalau dalam tata cara pengambilan gambar perlu diedit supaya mendapat gambar yang bagus itu sih oke-oke saja. tetapi dalam pemberitaan dan isi siaran lebih baik diberitakan apa adanya.

kasus ini sebenarnya bukan masalah pembohongan tetapi masalah pembodohan rakyat karena tidak menceritakan yang sebenarnya sehingga seperti yang terlihat tidak sama seperti yang sebenarnya, itu saja.

Sidang DPR tidak sebanding dengan siaran berefek negatif seperti porno film dan bagian siaran hiburan yang berefek negatif terhadap masyarakat sehingga ditiru oleh publik.

tetapi sudah selayaknya publik bisa membedakan sendiri dan memilah siaran yang cocok untuk diri mereka masing-masing. Bukan dengan bantuan sensor dan siaran yang sebenarnya tidak dibuat-buat maka disiarkan secara langsung.

lebih baik KPI memikirkan bagaimana memberitahu publik dengan kondisi sebenarnya yang berlangsung di pemerintahan dan membantu mencari solusi terhadap pemerintahan dengan menyiarkan yang sebenarnya dari pada melarang siara langsung yang berisi sebenarnya. Karena dalam kasus ini definisi berlebihan belum ditemukan penjelasannya. entah karena perdebatan sengit dalam sidang kabinet atau mungkin siaran yang mempublikan privasi sendiri.

buat KPK (Kemerosotan Profesi Kerja)

Kalau memang terjadi korupsi, harus bagaimana?

Kalau memang tidak sanggup menutupi ketidakmampuannya, harus apa?

Kalau memang para koruptor gak mau ngaku, emang kita bisa maksa?

Bahkan kalau dirunut koruptor ternyata lebih cerdik dari lembaga anti korupsi ini (KPK- Komisi Pemberantasan Korupsi)

Hingga dalam usaha menangkap, mencuri tahu (bukan mencari tahu), menyadap (dengan izin pengadilan negeri), memberondong para praduga bersalah (hampir terdakwa) dengan beribu pertanyaan dan pojokan tanda seru perintah.

Memang disayangkan kerja pemerintah yang kurang tanggap dan kurang cepat . Dalam kasus baru-baru ini buka: kompas, kpk. (lebih…)

lagu Indonesia Raya-kepleset

a song by- malayan

Indonesial tanah Cairku
Tanah tumpah muntahku
Disanalah aku merangkak hina
Jadi kubur

Indonesial negara miskin ku
Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesial negara miskinku

Mati lah tanahku
Modar lah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya
Tidurlah badannya
Untuk Indonesial Miskin

Indonesial Miskin
Mampous Modar
Datang kerja Malaysia
Tapi TKI Jadi perampok Rompak Malaysia bawa wang ke Indon

Indonesial Pendatang Haram
Miskin lah Miskin lah
Datang Haram ke Malaysia
Tiada paspor
Bila kena tangkap dan hantar balik
Kata nya malaysia jahat

Indonesial Negara Perampok
Indonesial Menghantar perampok maling
pekerja TKI Indonesial
hantaq pi Malaysia

Indonesial Maling
Merampok lagu Malaysia
Mengatakan itu lagu mereka

Indonesial Tanah yang hina
Tanah gersang yang miskin
Di sanalah aku miskin Untuk slama-lamanya
Indonesial Tanah puaka
Puaka Hantu Kita semuanya
Negara luas hasil bumi banyak tapi miskin
Datang minta sedekah di Malaysia
Marilah kita mendoa Indonesial brengset

Gersang lah Tanahnya mundurlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Tidurlah hatinya Mimpilah budinya
Untuk Indonesial Miskin

Indonesial Tanah yang kotor Tanah kita yang Malang
Disanalah aku tidur selamanya bermimpi sampai mati
Indonesial! Tanah Malang Tanah yang aku sendiri benci
Marilah kita berjanji Indonesial miskin

Mati lah Rakyatnya Modar lah putranya
Negara Miskin Tentera Coma pakai Basikal
Miskinlah Negrinya Mundur lah Negara nya
Untuk Indonesial kurap

karena keterbatasan otak  mengingat lagu jadi diplesetkan…..

tolong dibenahi.

Diketahui: malayan

Ditanya: kok bisa?

Dijawab: karena Indonesia terkadang memang mudah dibodohi…

isu 3 pulau dijual dan perdebatan hingga rebutan barang kesenian

terbukti: tepat

kesimpulan: wow.

permak Indonesia menuju merdeka

Bhinneka Tunggal Ika

Bendera Merah Putih

Dasar Negara Pancasila

mengapa Indonesia tetap melaksanakan dan merayakan Kemerdekaan padahal Indonesia seperti dijajah oleh bangsanya sendiri? ketika kemerdekaan dirayakan emang seharusnya ada realitas yang menunjukkan bahwa Indonesia memang merdeka di mata dunia… memang dapat kita katakan pada 17 Agustus 1945 Indonesia sudah berhasil direbut oleh para pejuang dan berhasil dikenakan meterai MERDEKA di mata dunia melalui berbagai deklarasi…dan perjuangan setelah kemerdekaan yang dilakukan para pahlawan…

selesai itu …pada jaman perkembangan ini Indonesia malah dikenal sebagai negara terkorup dan teroris …

dapat kita lihat dari berbagai berita di media yang kita temukan pemberitaan-pemberitaan mengenai pengeboman, bukankah itu suatu bentuk ketidakmerdekaan Indonesia yang merasa tidak damai dan bebas dari teroris oke kita sebut saja Noordin M Top yang sampai sekarang belum diketemukan dan malah membuat polisi bingung dengan penyamaran-penyamarannya.

Sebut saja pengeboman JW Marriot lagi . Perkampungan kumuh yang tidak terjamah dan berbagai masalah sirkulasi dana .
(lebih…)