Cita Rasa Bakso Sapi


bakso sapi kuah

Karangan saya sejenis dan kadang dengan tema yang benar-benar membosankan. Sekarang saya sedang mengarang lagi dengan tema yang mungkinmenurut otak saya karena akan menautkan sesuatu dan bagaimana saya bisa berpikir bahwa rasa bakso itu seperti cita rasa Indonesia dan cita rasa bola. Bahkan anda saya yakin tidak ingin menautkan bola dengan bakso dan Indonesia dengan bakso, tetapi mau bagaimanapun dunia menyediakan bakso sebagai ‘makanan’ dan Indonesia sebagai ‘negara’ serta bola sebagai bagian dari alat ‘olah raga’. Indonesia menurut ayah saya adalah satu-satunya negara yang menciptakan bakso daging sapi, Malaysia juga punya bakso tetapi bakso ikan. Dan yang saya ulas dalam karangan saya adalah bakso daging sapi yang biasanya dijual pedagang keliling atau warung-warung seperti biasanya, bumbu bakso itu ada motto, garam, bawang, dan sebagainya berbagai bumbu dimasukkan dalam ramuan bakso tadi hingga kadang kita menambah sambal, saos, dan kecap. Kenapa saya memilih bakso sebagai bahan karangan saya? Karena bakso sudah terkenal dengan nama ‘meat ball’ dan mungkin merambah kalangan bawah hingga para konglomerat. Kita kenal bakso dari pedagang keliling hingga bakso di restaurant mewah.

Cita rasa bakso sebagai Indonesia, bakso daging sapi kuah ditambah sawi dan mie serta bakso goreng serta tahu adalah contoh standar bakso, karena ada bakso yang bahkan diisi dengan keju, coklat, buah-buahan dan lain sebagainya dengan nama yang berbeda-beda. Saya tahu bakso sejak saya tk (tingkat kanak-kanak). Rasanya enak dan apalagi disediakan waktu hangat, apalagi bila anda membaca karangan saya ini sambil memakan bakso sapi. Indonesia adalah bulat seperti bakso, walaupun ada bakso yang isinya keju, coklat seperti yang saya sebut sebelumnya tapi itu tetap bakso, jadi mau bagaimanapun hati kita masing-masing dan isi kepala kita apa tetap kita Indonesia bila memang keturunan Indonesia atau berdomisili di Indonesia, bulat dan kenyal serta padat itulah Indonesia . Jati diri yang dilihat secara demikian memang jarang tapi saya ingin anda melihat lewat cita rasa Indonesia melalui makanan ini. Bakso membutuhkan bumbu ya itulah lingkungan sekitar Indonesia saat ini penuh bumbu, tidak hanya yang asin bahwa bumbu ini asin karena itu garam dan pedas karena itu sambal. Karena lingkungan Indonesia banyak pembuat ‘bumbu’ ini maka Indonesia terbawa arus mengikuti kemana arah rasa bumbu itu berpadu alias mengikuti adat modern yang sudah mendunia.

Dan mengapa bola adalah bakso? Bola ini juga termasuk yang saya sebut bola dunia, memang ada bakso yang bulat padat tanpa adanya tonjolan itu mencerminkan dunia ini padat akan segala aktivitasnya dan tak ingin dimakan waktu (kalau bakso dimakan orang). Citarasa bola adalah bakso. Bola ini bola yang sering dimainkan oleh para pecinta olah raga yang menggunakan bola, ada euphoria sebagai bumbu dan ada menang dan kalah seperti rasa bumbu itu di lidah manusia. Bola itu bulat seperti bakso tetapi bedanya kalau bakso dimakan tetapi kalau bola ditendang, dipukul, dilempar, dan sebagainya.

Hanya bakso sapi biasa. Pernyataan ini kembali mengingatkan kita mau bakso itu ditaruh di restaurant mewah, atau  bahkan warung sederhana dan dibawa pedagang keliling, bakso tetap bakso. Nama Indonesia tetap Indonesia, orang Indonesia tetap orang Indonesia biasa,yang teriak ketika bakso itu datang walau diketahui itu adalah Indonesia yang dicaci maki dan ditendang seperti bola. Indonesia yang ketika diteriakkan oleh para bangsanya seperti kita meneriakkan ‘BBBAAAAKKKKSSSOOOO’ . Karena bakso sapi hanya milik  Indonesia dan tetap asli Indonesia.

Iklan

The URI to TrackBack this entry is: https://10fingaqua.wordpress.com/2010/06/12/cita-rasa-bakso-sapi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: