KPI dan siaran langsung sidang DPR


Baru-baru ini terdengar siaran rapat DPR yang dilarang oleh KPI dalam penyiaran secara live.

Pertanyaannya: kenapa KPI melakukan itu

Jawaban             : karena itu dianggap terlalu dibuat-buat bahkan dalam sidang DPR dianggap terlalu lebay (berlebihan-red)

bila ternyata ada yang lebih perlu disensor atas dasar keamanan dan perlindungan terhadap privasi itu mungkin lebih enak didengar ketimbang anggapan berlebihan tadi.

Alasannya yang tidak logis terhadap berlangsungnya persidangan. Karena mau bagaimanapun persidangan lebih baik di publikasikan sebagai momok pemberitaan yang terjadi pada kalangan DPR dan sebagainya, karena mau bagaimana rakyat yang berkuasa di Indonesia. Maka sudah selayaknya rakyat diberitahu apa yang terjadi dalam pemerintahan.

tetapi sayangnya ada kata siaran langsung. se-berlebih-lebihannya siaran tersebut itu yang seharusnya disiarkan dan diberitahukan kepada publik, tidak pandang terhadap editan dan kamuflase persidangan.

Kebijakan pers dan dalam pengambilan gambar secara langsung memang sudah ditentukan oleh KPI sendiri tetapi alangkah eloknya persidangan diberitakan apa adanya agar tidak membohongi rakyat sendiri.

tertera dalam kasus ini pembohongan terhadap publik lewat media massa yang tidak disebarluaskan secara langsung tetapi malah diedit dan dibenahi dulu, kalau dalam tata cara pengambilan gambar perlu diedit supaya mendapat gambar yang bagus itu sih oke-oke saja. tetapi dalam pemberitaan dan isi siaran lebih baik diberitakan apa adanya.

kasus ini sebenarnya bukan masalah pembohongan tetapi masalah pembodohan rakyat karena tidak menceritakan yang sebenarnya sehingga seperti yang terlihat tidak sama seperti yang sebenarnya, itu saja.

Sidang DPR tidak sebanding dengan siaran berefek negatif seperti porno film dan bagian siaran hiburan yang berefek negatif terhadap masyarakat sehingga ditiru oleh publik.

tetapi sudah selayaknya publik bisa membedakan sendiri dan memilah siaran yang cocok untuk diri mereka masing-masing. Bukan dengan bantuan sensor dan siaran yang sebenarnya tidak dibuat-buat maka disiarkan secara langsung.

lebih baik KPI memikirkan bagaimana memberitahu publik dengan kondisi sebenarnya yang berlangsung di pemerintahan dan membantu mencari solusi terhadap pemerintahan dengan menyiarkan yang sebenarnya dari pada melarang siara langsung yang berisi sebenarnya. Karena dalam kasus ini definisi berlebihan belum ditemukan penjelasannya. entah karena perdebatan sengit dalam sidang kabinet atau mungkin siaran yang mempublikan privasi sendiri.

Iklan

The URI to TrackBack this entry is: https://10fingaqua.wordpress.com/2009/11/18/kpi-dan-siaran-langsung-sidang-dpr/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: