diary, efeknya….

30 November 2009

Hari ini aku ke sekolah pelajaran biasa tpi nih srodok-srodok hp ku bunyi sms dari ortu suruh berobat ke rumah sakit buat check up, jam 10.00 aku cabut dari skul.

….
dah diary.

contoh penulisan pada diary yang khas banget sama keseharian anak muda jaman sekarang.
Diary adalah buku dimana kita bisa menyimpan catatan harian kita, hingga menuangkan sgala unek-unek di hati dan di pikiran. Selain itu diary biasanya adalah start kita untuk melatih kita menulis dan melatih kita untuk bberbicara dalam bahasa kita hingga adalah awal mula penulisan buku.
Diary merupakan buku pegangan untuk ke depan dimana kita mau berusaha lebih baik dan menjadi kenangan manis sebuah buku untuk dibaca dan dilihat hingga ditrawang.

Diary menjadi tren di kalangan anak muda untuk membuat hari-harinya menjadi lebih indah. Manfaat diary tentu sebaiknya untuk pengingat sekaligus buku tahunan di mana kita mengerti arti hidup sekaligus pembahasan bahwa hidup ini memang indah.
Di mana anak sekolah menjadi dan mengenali dirinya untuk kehidupan selanjutnya sakligus merupakan warisan ke anak-bahkan cucu untuk menjadi bahan bacaan hingga bahan tertawaan.

Diary menyimpan kenangan dan memory kita untuk mengingat kejadian sebelumnya dan di masa kecil kita sebaiknya anak diajarkan menulis lebih dini karena dengan menulis dan membaca kita sudah membuka jendela dunia. Fight for your day and your life.

Published in: on November 30, 2009 at 4:05 pm  Comments (2)  

Fondasi dan rumah tangga

Kenapa satu tambah satu adalah satu?

Satu yang dimaksud dalam konteks ini adalah orang atau manusia,

Ketika ada yang berkata bahwa suami istri adalah satu tubuh dan itu merupakan satu bangunan yang dibangun berdasar fondasi sebuah rumah.

Umpamakan ini sebuah rumah yang harus ada fondasi nya yang kuat bila tidak akan tumbang dengan sendirinya bahkan tak tersentuhpun tanpa adanya fondasi, rumah akan roboh terkena gempa.

Contoh pada kisah 3 babi kecil yang rumahnya lambat laun dibangun menjadi semakin kokoh karena kesalahan yang mereka buat sebelumnya dalam kegagalan membuat rumah yang robohn dengan sendirinya karena ditriup seekor  serigala (musuh mereka)

Seperti itulah yang dikatakan satu.

Sebuah rumah ini adalah bangunan yang menghasilkan dan rumah ini bukan hanya membutuhkan material pembentuk rumah tetapi rumah ini butuh surat yang mengakui adanya rmah ini. Seperti  inilah yang disebut rumah  tetapi masalahnya sebuah rumah juga butuh pemberkatan bila kaum muslim mengadakan pengajian bersama, Kristen dan katolik mengadakan pemberkatan rumah.

Sebut sekali lagi, anda pasti tahu apa yang saya maksud rumah ini.

Umpakan rumah ini adalah rumah.

Ulang lagi. Ya. Benar. Rumah ini adalah rumah tangga. Ketika kau membuat pernyataan yang kuat dengan hati dan batin di hadapan pasangan mu, fondasimu hanyalah sebuah rasa cinta untuk pasanganmu. Ketika kau ingin mengarungi bahtera hidup bersama pasangan mu yang kau arungi adalah lautan luas. Seberapa mantapnya anda saat fondasi cinta diutarakan itulah latar belakang kau mempersembahkan anak sebagai hasil dari rasa cinta itu. Ketika kau mengerti yang dinamakan kasih cintamu terbagi menjadi banya rupa walaupun sebenarnya hanya satu itu dan satu itu hanya berkembang. Pernyataanmu yang membawa ke kehidupan selanjutnya mendapat pengakuan dan berkat dari entah itu pemimpin agama yang manapun maka dari situlah awal perjuanganmu yang sebenarnya dimulai. Kamu mendapat segalanya dalam hidup itu yang membuatmu merasa sangat sempurna seperti kamu adanya. Entah saat damai atau kesusahan karena itu nikmatnya CINTA dan HIDUP.

Walau yang kau sebut bahtera baru dimulai tetapi perbaiki sendiri keretakan rumah oleh gempa, bangun kembali yang lebih baik dari sebelumnya agar serigala sekalipu menjotosnya hanya akan kehabisan tenaga dan nafas. Buktikan kalau itu bahteramu yang sudah direstui Nuh .

KPI dan siaran langsung sidang DPR

Baru-baru ini terdengar siaran rapat DPR yang dilarang oleh KPI dalam penyiaran secara live.

Pertanyaannya: kenapa KPI melakukan itu

Jawaban             : karena itu dianggap terlalu dibuat-buat bahkan dalam sidang DPR dianggap terlalu lebay (berlebihan-red)

bila ternyata ada yang lebih perlu disensor atas dasar keamanan dan perlindungan terhadap privasi itu mungkin lebih enak didengar ketimbang anggapan berlebihan tadi.

Alasannya yang tidak logis terhadap berlangsungnya persidangan. Karena mau bagaimanapun persidangan lebih baik di publikasikan sebagai momok pemberitaan yang terjadi pada kalangan DPR dan sebagainya, karena mau bagaimana rakyat yang berkuasa di Indonesia. Maka sudah selayaknya rakyat diberitahu apa yang terjadi dalam pemerintahan.

tetapi sayangnya ada kata siaran langsung. se-berlebih-lebihannya siaran tersebut itu yang seharusnya disiarkan dan diberitahukan kepada publik, tidak pandang terhadap editan dan kamuflase persidangan.

Kebijakan pers dan dalam pengambilan gambar secara langsung memang sudah ditentukan oleh KPI sendiri tetapi alangkah eloknya persidangan diberitakan apa adanya agar tidak membohongi rakyat sendiri.

tertera dalam kasus ini pembohongan terhadap publik lewat media massa yang tidak disebarluaskan secara langsung tetapi malah diedit dan dibenahi dulu, kalau dalam tata cara pengambilan gambar perlu diedit supaya mendapat gambar yang bagus itu sih oke-oke saja. tetapi dalam pemberitaan dan isi siaran lebih baik diberitakan apa adanya.

kasus ini sebenarnya bukan masalah pembohongan tetapi masalah pembodohan rakyat karena tidak menceritakan yang sebenarnya sehingga seperti yang terlihat tidak sama seperti yang sebenarnya, itu saja.

Sidang DPR tidak sebanding dengan siaran berefek negatif seperti porno film dan bagian siaran hiburan yang berefek negatif terhadap masyarakat sehingga ditiru oleh publik.

tetapi sudah selayaknya publik bisa membedakan sendiri dan memilah siaran yang cocok untuk diri mereka masing-masing. Bukan dengan bantuan sensor dan siaran yang sebenarnya tidak dibuat-buat maka disiarkan secara langsung.

lebih baik KPI memikirkan bagaimana memberitahu publik dengan kondisi sebenarnya yang berlangsung di pemerintahan dan membantu mencari solusi terhadap pemerintahan dengan menyiarkan yang sebenarnya dari pada melarang siara langsung yang berisi sebenarnya. Karena dalam kasus ini definisi berlebihan belum ditemukan penjelasannya. entah karena perdebatan sengit dalam sidang kabinet atau mungkin siaran yang mempublikan privasi sendiri.