ketika Indonesia …..berada

Setelah membaca sedikit dan menillik sedikit tentang adanya perbedaan yang signifikan antara Indie dan Indonesia, kata-kata yang berbeda tentunya beserta sedikit pengetahuan tentang 2 kaum ini kentara sekali bahwa dalam blog ini akan sedikit dijelaskan mengenai yang terjajah dan penjajah, serta perasaan mereka masing-masing yang sebenarnya tidak ada keromantisan dan mendatangkan mala petaka bagi yang berseteru.

Dalam bentuk modernisasi dan bentuk reformasi serta kebebasan sepenuhnya yang didapat Indonesia dan yang ditelanjangkan lebih lekat ketika seorang guru sejarah dan pengamat sejarah Indonesia dengan guru  atau pengamat sejarah daerah lawan penjajah diketemukan dalam sejarah atau sesama pengamat sejarah negri penjajah  yang membela Indonesia (pemberontak) dikumpulkan dalam satu forum, dalam hal ini tiada yang lebih mungkin bahwa Indonesia adalah negri jajahan yang patut dijajah. Dikarenakan Indonesia mempunyai kekayaan yang tidak hanya patut diperhitungkan tetapi sangat memenuhi criteria daerah jajahan, dengan criteria:

  1. Jumlah talang minyak tersebar
  2. Rempah-rempah  seperti cengkih dan pala serta bumbu berkhasiat bagi kesehatan mudah ditemukan
  3. Para wanita Indonesia saat itu belum diberi label ‘emansipasi wanita’
  4. Ketidak berdayaan dan kurangnya biaya dalam pembangunan negri oleh pemerintah.
  5. Kurangnya pendidikan warga Indonesia
  6. Tidak adanya kekuasaan yang jelas dalam kepemimpinan negri
  7. Ke-primitifan dan kejadulan masyarakat akan teknologi dan pengetahuan
  8. Bodohnya, penjajahan terulang lagi pada masa sesudah kemerdekaan, di mana Indonesia dijajah oleh  Belanda.
  9. Kurang tepatnya prediksi selesainya peperangan kita menyebabkan para tentara terlanjur terlena dengan iming-iming Negara Belanda.

Dalam uraian di atas masih terurai uraian lain yang lebih panjang untuk mengulas adanya ketimpangan social yang jelas kelihatan berbeda masa penjajahan Belanda selama 350 tahun di mana rakyat Indonesia menjadi budak (baboe) di negeri sendiri. Keanehan dan kesalahan penempatan posisi ini menjadi tanggungan semua karena memang ketidaktersediaanya peralatan secanggih penjajah untuk berperang melawannya.

Tetapi ketika diulas lagi menjadi sejarah keromantisan ternyata bagi Indonesia, terlihat dari cara kita mengenang dan memperingati serta mempelajari itu semua sejak kelas 3 sd, semua yang menjadi faktor terpupuknya rasa nasionalisme ada dalam bku sejarah serta yang berhubungan dengan berita tentang neara-negara maju.

rumus untuk mengenali Indonesia pada jaman sekarang pun terlihat lebih mudah untuk dipeajari karena yang terjadi cap menarik kurang dari cap berbahaya, seperti:

1. beras yang harganya serta berbagai jenis makanan tradisional yang mengambang, serta untuk masyarakat pribumi tidak diistimewakan

2. sense of responsibility to the culture and its way to build itbenar-benar melemah

3 berita adanya duta yang mempromosikan Indonesia ke dunia luar berkurang dan malah yang sudah jadi artis dan tidak mengembangkan yang di bawah malah cenderung terlupakan

4. teroris

tetapi setidaknya utang negara harus diniati untuk disaur, setidaknya da usaha dari pemerintah untuk membuat dan mengembangkan lapangan kerja serta membuat yayasan tuna dan SLB, dan adanya pembagian zakat fitrah bagi warganya walau dengan berbagai kerusuhan serta terkorupdi di mana-mana, setidaknya para teroris berusaha dan dicari mati-matian serta media yang berkembang.  Serta serentetan usaha yang lain

ketika Indonesia mendapat sanjungan negri berbudaya, nampak bahwa sektor pariwisata harus dipertahankan untuk mendapat devisa negara, berbagai kebudayaan, adat. upacara ritual mempunyai banay sekali kekhasan Indonesia yang heterogen dan berharap untuk segera diakui dan dipatenkan.

Bila dalam konteks ini kita terdesak negara lain yang menyabet kebudayaan serta ciptaan Indonesia seperti tempe, reog, pendet, lagu kebangsaan, makanan khas, dan jenis-jenis lain. Dan yang terpenting itu adalah aset negara yang digunakan untuk menarik para wisatawan. Hanya masalahanya ke-ekonomian Indonesia carut marut dan perlu diperbaiki sedikit demi sedikit.

Evaluasi dan pendidikan sangat penting juga bagi perkembangan jaman, tetapi rasa rendah hati dan bukan rendah dirilah yang susah didapatkan, karena terkadang saya sendiri melihat bahwa Indonesia terkadang menjadi negri yang sombong tetapi tidak terlihat kelebihan lainnya, bahwa kita bisa dan mampu berusaha, bertuju pada realita dan impian serta perbandingan akurat seberapa kita mampu untuk mencapai, seberapa kita mampu mengurangi kepelitan kita terhadap bangsa sendiri dan menempatkan masyarakat Indonesia menjadi tumpuan adanya bangsa ini dan mampu untuk lebih.

Karena dulunya memang Indonesia negeri yang ramah dan gemah ripah loh jinawi. Itu mengapa Indonesia patut disanjung.

Iklan

Halal Bihalal RT 34, Taman dalam rangka Idul Fitri

Wilayah RT 34, Taman, Kraton, Patehan, mengadakan acara Halal Bihalal untuk memperingati hari raya Idul Fitri 1430 H, di mana yang beragama Non-is memepersiapkan santapan dan makanan sedangkan yang islam bersholat dahulu di masjid,

Acara halal bihalal ini sudah berlangsung sejak lama di RT 34 ini dan menjadi cirikhas warganya untuk membudidayakan salam-salaman dan bersilaturahmi di RT ini untuk menjalin kerukunan antar umat beragama dan menjalin tali kasih dan persaudaraan, kegiatan ini dirujuk untuk kerjasama dan bahu membahu demi kelancaran dan pembangunan pribadi hingga kreativitas untuk menjujung nilai otonomi daerah yang diberikan pemerintah kepada setiap warganya.

Dalam kegiatan di RT 34 ini terdiri dari:

  • v  Persiapan dengan hidangan dan snack-snack
  • v  Berkumpul bersama setelah disediakan kursi
  • v  Pengantar acara oleh pembawa acara
  • v  Sambutan-sambutan
  • v  Pembacaan puisi ramadhan
  • v  Pembacaan doa
  • v  Salam-salaman.
  • hidangan

    hidangan

    mic dan stereonya

    mic dan stereonya

    ibu-ibunya udah pada ngumpul

    ibu-ibunya udah pada ngumpul

    yang muda

    yang muda

Dari urutan yang terperinci ada dalam setiap acara dan kita tinggal menyadurnya sedemikian rupa, dalam perkembangan globalisasi ang semakin memuncak dan tidak karuan diharapkan kegiatan kecil seperti ini mendapat ‘tepuk tangan’ dan ‘acungan jempol’ dari pemerintah. Karena tidak sedikit warga yang juga melupakan budaya ini. Pesona hari raya memang tiada bandingnya, walaupu seperti hari biasa yang diberi embel-embel peringatan tetapi itu adalah semangat dan support bagi manusia untuk mengembangkan diri sendiri. Selain itu ada pula saran untuk semua yang ada di sini, untuk bergantian antar agama juga seperti itu jadi tidak sewaktu acara idul fitri saja tetapi berhubung di RT ini juga banyak penganut kristiani, tidak urung pula kita bergantian dan menghormati serta ikut merayakan hari besar para kristiani, seperti natal dan paskah.

Karena dengan cara barter seperti ini menjadikan kita semua gembira apa adanya serta perdamaian dan penyelesaian masalah menjadi lebih mudah utnuk dicapai.

Salam salut saya pada RT34

Benedictte Putri Wikandari.

Melihat lebih dalam dirimu (aku dan diriku)

Tertanda dan untuk si ‘Jadi dirimu sendiri’

Aku baru tahu ada ketimpangan social, ketika strata derajat menjadi ukuran persahabatan dan kesenjangan social menjadi pertanyaan akan kemanakah diri masa depanmu akan tetap seperti atau berubah dan lepas dari keluargamu, di manakah seharusnya kamu berada sekarang dan akan berteman dengan siapa. Karena aku memang bukan orang sembarangan dan patut diperhitungkan.


Aku tidak pintar, bukan sosok yang cantik, cerdaspun hanya didapat ketika cerdas itu dibutuhkan, aku tidak hidup sebagai orang kaya dan aku tidak terllau mencintai diriku, dan menganggap aku memang bodoh.
Sosok-sosok yang berhasil dan sukses berkelebat dalam benakku sebagaimana adanya yang kusebut mereka ada di mata masyarakat karena memang mereka berhasil menemui kemampuannya dan mengembangkan seperti yang sudah diketahui orang banyak.

Aku berasal dari keluarga yang biasa-biasa dalam hidup dan berdasar kesederhanaan. Hanya itu yang perlu kalian tahu, dengan kondisi pertemanan yang tidak terlalu akrab sampai belum ada yang hingap atau melewatkan waktu dikamarku. Dalam artiu aku dan sahabatku tidak akrab lagi dan sudah tidak melewatkan waktu bersama lagi setidaknya semoga untuk hari-hari yang lalu saja dan tidak berkelanjutan.

(lebih…)

Kemacetan sebut ‘pasar tumpah’ di hari yang Fitri

Hari raya memang sudah ciri khas Indonesia untuk pulang kampung seperti pada artikel para blogger adalah pasar tumpah terjadi di mana dan mengulas tentang kemacetan serta arus lalu lintas bagi para pemantau.

Banyak surat kabar sudah memperingatkan adanya sebutan ‘pasar tumpah’ karea keramaian di arus lalu lintas antar daerah, kota, maupun provinsi.

Pasar tumpah adalah situasi di mana para pemudik sibuk dengan urusan tiket, urrusan penerbangan, pelayaran hingga perkeretaan atau menggunakan mobil atau kendaraan pribadi.

Dalam transportasi umum antarkota saja misalnya, transportasi kereta dari ekonomi hingga taksaka, argobisnis dan kereta eksklusif akan membuat keributan karena banyaknya peminat mudik di bulan Ramadhan yang Fitri ini.

Peningkatan jumlah pemudik menjadi kendala lalu lintas yang besar, ini pula ynag nmenyebabkan polusi udara dan kemacetan bertambah, mungkin memang sudah ada perbaikan jalan seperti di jalur pantura yang jalannya dimuluskan untuk menambah para pemudik merasa nyaman dan aman menggunakan jalur tesebut, ada juga pengalihan jalan.

(lebih…)

Published in: on September 15, 2009 at 11:36 pm  Comments (1)  
Tags: , , , ,

buat KPK (Kemerosotan Profesi Kerja)

Kalau memang terjadi korupsi, harus bagaimana?

Kalau memang tidak sanggup menutupi ketidakmampuannya, harus apa?

Kalau memang para koruptor gak mau ngaku, emang kita bisa maksa?

Bahkan kalau dirunut koruptor ternyata lebih cerdik dari lembaga anti korupsi ini (KPK- Komisi Pemberantasan Korupsi)

Hingga dalam usaha menangkap, mencuri tahu (bukan mencari tahu), menyadap (dengan izin pengadilan negeri), memberondong para praduga bersalah (hampir terdakwa) dengan beribu pertanyaan dan pojokan tanda seru perintah.

Memang disayangkan kerja pemerintah yang kurang tanggap dan kurang cepat . Dalam kasus baru-baru ini buka: kompas, kpk. (lebih…)

PUISI II

mengerang…merana

mengerang…merintih

mengerang…terluka

laksana embun pagi menetes

laksana api dalam sekam

laksana malam yang tak ada habisnya

cahaya-di sana, cahaya-di tepian kegelapan

cahaya-memenuhi memilin lilin kecil pembawa kabar sukacita

menyalakannya di dalam kedewasaan

hanya ego

yang telah tenggelam oleh senja

sayang, sayang, disayang

taut hampa tak bisa bohong,

lilin hampir padam dalam sekam

sayang, sayang, disayang

taut terang ingin terbit tertahan

sayang, sayang, sayang

kenal dirimu tak jauh

sayang, sayang, tersayang

jangan mengerang lagi

sayang, sayang, kusayang

lilin kecilku ada untukmu

(*)(*)(*)

Published in: on September 3, 2009 at 10:00 pm  Comments (2)  

lagu Indonesia Raya-kepleset

a song by- malayan

Indonesial tanah Cairku
Tanah tumpah muntahku
Disanalah aku merangkak hina
Jadi kubur

Indonesial negara miskin ku
Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesial negara miskinku

Mati lah tanahku
Modar lah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya
Tidurlah badannya
Untuk Indonesial Miskin

Indonesial Miskin
Mampous Modar
Datang kerja Malaysia
Tapi TKI Jadi perampok Rompak Malaysia bawa wang ke Indon

Indonesial Pendatang Haram
Miskin lah Miskin lah
Datang Haram ke Malaysia
Tiada paspor
Bila kena tangkap dan hantar balik
Kata nya malaysia jahat

Indonesial Negara Perampok
Indonesial Menghantar perampok maling
pekerja TKI Indonesial
hantaq pi Malaysia

Indonesial Maling
Merampok lagu Malaysia
Mengatakan itu lagu mereka

Indonesial Tanah yang hina
Tanah gersang yang miskin
Di sanalah aku miskin Untuk slama-lamanya
Indonesial Tanah puaka
Puaka Hantu Kita semuanya
Negara luas hasil bumi banyak tapi miskin
Datang minta sedekah di Malaysia
Marilah kita mendoa Indonesial brengset

Gersang lah Tanahnya mundurlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Tidurlah hatinya Mimpilah budinya
Untuk Indonesial Miskin

Indonesial Tanah yang kotor Tanah kita yang Malang
Disanalah aku tidur selamanya bermimpi sampai mati
Indonesial! Tanah Malang Tanah yang aku sendiri benci
Marilah kita berjanji Indonesial miskin

Mati lah Rakyatnya Modar lah putranya
Negara Miskin Tentera Coma pakai Basikal
Miskinlah Negrinya Mundur lah Negara nya
Untuk Indonesial kurap

karena keterbatasan otak  mengingat lagu jadi diplesetkan…..

tolong dibenahi.

Diketahui: malayan

Ditanya: kok bisa?

Dijawab: karena Indonesia terkadang memang mudah dibodohi…

isu 3 pulau dijual dan perdebatan hingga rebutan barang kesenian

terbukti: tepat

kesimpulan: wow.

DIET sebagai penakluk lemak dalam tubuh

DIET UNTUK TAKLUKKAN LEMAK DALAM TUBUH

Dalam usaha mencari pacar hingga mencari lowongan kerja kita bakal mati-matian mengurangi berat badan atau mempercantik bentuk tubuh. Orang berlomba-lomba untuk menarik perhatian dengan tubuhnya yang indah dan tentu saja bagi pemilik tubuh indah dapat dibilang lebih mudah mendapat kerja daripada pemilik tubuh penimbun lemak.

Berbagai alasan untuk melakukan diet pun dibenarkan dan itu juga mendorong ke arah positif dan negatif, sebagian karena alasan kesehatan dan sebagian ke arah hanya untuk pamer tubuh.

Dari 2 jenis buku yang dibaca dengan judul Diet Sehat dan Cerdas Ala Dokter dan Selebritis karya Ode Faellasufa dan Insant Diet karya Sabrina Maharani pembahasan akan diarahkan pada bagaimana cara diet yang benar dan mengkuti prosedure.
(lebih…)